March 4, 2024

Momentum Valentine Day 2021 menjadi lebih istimewa bagi Keluarga Koperasi Konsumen Griya Jati karena bertepatan dengan perayaan ini, mereka melakukan ekspor teh, kopi, cokelat, batik dan handicraft hasil olahan dan produksi anggota kepada konsumen di Amerika Serikat.
Pada tanggal 14 Februari produk tersebut telah diterima konsumen. Dalam rangka ekspor lebih lanjut dan menjalin tali silaturahmi, pada 18 Februari 2021, pukul 07.00 WIB atau pukul 04 Waktu Amerika Serikat, dilakukan webinar, mempertemukan petani, pengolah dan produsen dengan konsumen AS serta terbuka bagi umum untuk evaluasi produk.
“Kecil tetapi pasti berkontribusi bagi target ekspor Indonesia 2021 sebesar 7,2 Milyar U$, seperti keterangan Direktur Pengembangan Ekspor Kemendag RI Marolop Naigolan pada 11 Februari 2021 melalui daring bersama FFTI/Forum Fair Trade Indonesia. Produk Griya Jati Rasa berkelas, tidak hanya berkualitas, tetapi ramah lingkungan dan mengikuti standar kesejahteraan buruh,” jelas Ketua Koperasi Griya Jati Rasa, Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga, Beny Susanto, dalam rilisnya, Senin (15/2/2021).

Ia mengatakan pandemi Covid-19 bukanlah hambatan berkarya tetapi berkah dan sahabat yang telah disikapi secara positif konstruktif atas dasar spiritualitas iman muslim-kristen sebagai basis kerja Koperasi Griya Jati Rasa. Menurutnya, tidak ada yang sia-sia, selama masa pandemi sampai kenormalan baru terus bekerja, mengikuti prosedur kesehatan dan berdoa.
Hasilnya, kata dia, sangat menggembirakan. Rahmat dan berkah Tuhan Yang Maha Esa terus terbuka; teh, kopi, cokelat yang semula dijual langsung dari petani kepada pengepul ataupun perusahaan, diolah dan diproduksi secara mandiri, dikemas secara standar modern sehingga member nilai tambah dan naik kelas, bahkan diekspor. “Siapapun bisa mendapatkan produknya secara langsung di Koperasi Griya Jati Rasa, www.griyajatirasa.com atau via daring :0821360007449,” tambah Beny.

Di masa pandemic, ia mengimbau tetap di rumah, tak perlu berhura-hura apalagi pesta besar, dan perayaan valentine berlebihan bisa menjadi klaster akibat kerumunan. Ia menyarankan bahwa hasil kerja mengolah lingkungan, alam dan sekitar dengan standar prosedur kesehatan serta terus mendekat, berdoa kepada Allah SWT terbukti membawa kenikmatan.

Bahu membahu petani, pengolah anggota Koperasi Griya Jati Rasa dengan Pusat Studi Pembangunan dan Tranformasi Masyarakat Universitas Kristen Duta Wacana, Yayasan Griya Jati Rasa dan Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan terbukti menghasilkan,” kata Beny yang juga A’wan Syuriah PWNU DIY.
Berita juga dapat dibaca di Harian Jogja

Berita Yayasan GJR


Ayo Berkoperasi Demi Indonesia Maju #7 #2


July 20, 2023


Ayo Berkoperasi Demi Indonesia Maju #7


July 20, 2023


Ayo Berkoperasi Demi Indonesia Maju


July 15, 2023

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *