Evaluation Fair Trade Products in a time of Pandemic. An online Meeting for future Agenda 2030 of Sustainable Development Goals

PC USA

PC USA mempunyai sejarah panjang melakukan pelayanan misi sebagai bagian dari kesaksian dan tindakan penyelamatan Kristus yang nampak pada umatnya di seluruh dunia. Melalui kerangka pelayanan kemitraan, PC USA menterjemahkan pelayanan misi sebagai upaya untuk mengatasi penderitaan bersama disebabkan karena kemiskinan dan ketimpangan sosial, budaya kekerasan, ketegangan antara rasial dan penganut agama yang berbeda. Pelayanan misi dibangun untuk mengikuti pelayanan Kristus dan gereja mula-mula untuk mengatasi kemiskinan global, membangun distribusi yang adil dan melakukan rekonsialiasi dalam konteks budaya kekerasan yang disebabkan karena konflik rasial dan agama. Pelayanan misi ini bisa dilakukan apabila tersedianya ruang yang memungkinkan terjadi kemitraan baik di antara jemaat-jemaat dari gereja PCUSA yang mendukung pelayanan misi melalui World Mission yang mengutus misionaris sesuai dengan undangan dari partner Kristen yang ada di berbagai negara. Visi pelayanan misi dari PC USA juga menjadi kebutuhan dalam pelayanan partner Kristen yang berhadapan dengan persoalan-persoalan yang sama. Salah satu bentuk kerjasama yang memungkinkan berbagai pihak untuk terlibat dalam mendorong terjadinya upaya mengatasi kemiskinan, ketimpangan sosial, rekonsiliasi adalah dengan memberdayakan komunitas untuk melakukan kegiatan produksi yang kreatif dan mempunyai nilai bisnis.

Pengutusan Farsijana Adeney-Risakotta

Farsijana Adeney-Risakotta diutus oleh PC USA untuk melayani patner di Universitas Kristen Duta Wacana. Pelayanan misi yang sedang dilakukannya adalah menghubungkan antara komunitas akademis Kristen di Indonesia dengan masyarakat muslim yang ada di sekitarnya. Keterhubungan pemberdayaan ekonomi menjadi pintu kerjasama terutama dalam upaya membangun kapasitas keilmuan dan pengalaman untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa-mahasiswa yang sedang belajar di program MM, Fakultas Bisnis dalam bidang kewirausahaan sosial. Lebih jauh komunitas Kristiani di Indonesia terpanggil untuk melayani masyarakat di sekitarnya sebagai saksi dan pelaku Firman Tuhan. Menjadi seorang dosen di Indonesia, adalah melakukan pengajaran, meneliti dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya.

PSPTM, Fakultas Bisnis UKDW

Pelayanan misi dengan keterhubungan dalam ketiga aspek di atas, menyebabkan bidang misi makin terbuka lebar karena bersentuhan dengan berbagai persoalan termasuk dalam cara mengatasinya. Sebagai contoh, tanggapan Universitas Kristen Duta Wacana terhadap globalisasi bagi masyarakat di Yogyakarta telah menyebabkan Farsijana Adeney-Risakotta diminta untuk mengorganisir sumber daya manusianya sehingga bisa mendirikan Pusat Studi Pembangunan dan Transformasi Masyarakat (PSPTM). Jadi selain mengajar mahasiswa S2 dalam program kewirausahaan sosial, Farsijana juga mengorganisir dosen-dosen di UKDW dan mahasiwa-mahasiswa S2 untuk meneliti dan memberdayakan kewirausahaan sosial dari masyarakat sekitarnya. Penguatan kewirausahaan sosial kepada masyarakat dilakukan melalui Yayasan Griya Jati Rasa yang sudah lebih dulu didirikan Farsijana untuk menjembatani kerja-kerja pelayanan dalam masyarakat majemuk terutama di antara Muslim dan Kristen. Ketua Yayasan Griya Jati Rasa adalah rekan dosennya dari Fakultas Bisnis, Dr. Singgih Santoso. Yayasan melakukan pelatihan kewirausahaan sosial di desa-desa dengan melibatkan dosen-dosen fakultas Bisnis, ketika proses pendirian Pusat Studi Pembangunan dan Transformasi Masyarakat masih sedang diproses. Pelatihan-pelatihan ini telah mendorong para alumni yang berada di desa-desa untuk membentuk Koperasi supaya memungkinkan mereka untuk terus bersama-sama bisa bekerja sama. Yayasan Griya Jati Rasa diminta untuk mendampingi dan memfasilitasi pendirian Koperasi tersebut yang diberikan nama Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa.

Tahun 2018, Yayasan dan PSPTM, Fakultas Bisnis, UKDW memenangkan kompetisi grant dari Presbyterian Women. Kegiatan ini telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap pengembangan kegiatan PSPTM, penguatan kurikulum program S2 MM, Fakultas Bisnis, penguatan penelitian dan pengabdian bersama di antara dosen-dosen dari Fakultas lain yaitu Fakultas Biologi, Arsitektur dan Desain, Fakultas Bahasa dan Ilmu Sosial, Fakultas Bisnis untuk secara bersama melakukan kegiatan penguatan kewirausahaan sosial dan ekonomi bagi masyarakat di Samigaluh yang merupakan bagian dari Kawasan Strategi Wisata Nasional Borobudur. Borobudur adalah candi Budha terbesar di dunia yang merupakan warisan budaya dunia di bawah UNESCO.

Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa

Salah satu manfaat yang langsung bisa dirasakan adalah penguatas kapasitas dan kemandirian Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa dan peningkatan kualitas produksi anggota koperasi. Penguatan organisasi ekonomi dilakukan untuk memberikan pengalaman dan praktek pengelolaan ekonomi profesional kepada Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa sehingga bisa melayani anggotanya secara bertanggungjawab, transparan, terukur dan terpantau baik oleh Lembaga keuangan resmi ditentukan oleh pemerintah maupun oleh anggota masyarakat secara umum. Berbagai tingkatan kompetensi dipenuhi oleh Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa. Misalkan koperasi mendapat lisensi untuk perniagaan yang adil (Fair Trade) dengan menjadi anggota dari Forum Fair Trade Indonesia. Selain itu melalui pelatihan ketahanan dan keamanan pangan, Koperasi saat ini bisa memasarkan langsung produk anggota dengan menggunakan logo Koperasi. Pertemuan rutin anggota Koperasi dilakukan setiap tahun untuk mendorong tanggung jawab masing-masing anggota dalam menabung. Pinjaman diberikan kepada anggota untuk mengembangkan usahanya. Sementara produk-produk bermutu dari anggota terus dibina sehingga memenuhi persyaratan untuk penjualan di dalam negeri maupun di luar negeri.
Sementara penguatan nilai kerjasama antara anggota dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan terkait dengan penggalian ajaran iman yang mendorong komunitas Kristen dan Muslim untuk bekerja sama membangun keadilan sosial. Bukti dari keterhubungan pelayanan ini makin terasa dalam masa pandemic. Koperasi menjadi wadah untuk anggota yang berbeda secara iman sehingga bisa terus saling mendukung, memperbaiki kualitas produksinya.

Saat ini, produk-produk Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa telah di pasarkan di Indonesia. Dalam kesempatan Farsijana melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dari bulan Desember 2020 sampai dengan Februari 2021, beberapa produk fair trade dibawa untuk diperkenalkan kepada gereja-gereja maupun individu-individu yang selama ini telah mendukung pelayanan Farsijana di Indonesia.
Farsijana menyurati gereja-gereja dan individu-individu yang memberikan tangggapan sangat positif untuk kemudian barang-barang contoh dari produk fair trade ini bisa dikirimkan untuk dapat dievaluasi bersama. Nama-nama penerimanya terlampir (lihat attachment).

Evaluasi Produk

Diskusi Zoom untuk mengevaluasi program ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari masing-masing pribadi dan juga kelompok yang telah menerima paket sehingga mutu dari produk bisa diperbaiki. Di harapkan adanya pembukaan pasar ke Amerika Serikat dengan sasaran adalah warga gereja PC USA maupun individu lainnya untuk menunjukkan buah dari pelayanan misi yang memungkinkan kelompok-kelompok berbeda agama, gender, usia bisa saling bekerja sama, baik sebagai pembuat produk maupun sebagai pembeli.</p>
Membuka pasar ke Amerika Serikat merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk menguatkan kualitas produk, cara mengkomunikasikan produk dalam budaya ketahanan pangan yang telah dibangun dalam masyarakat di Amerika Serikat. Pengetahuan ini sangat bermanfaat dalam pembelajaran kepada mahasiswa dan juga menguatkan anggota koperasi untuk terus berproduksi secara berkelanjutan dan mendoroong kemandirian dari Koperasi.(far) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *