March 4, 2024

Best Practices

Sebagai istilah dalam bahasa Inggris bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan beberapa pengertian. Pertama, praktek-praktek terbaik dengan upaya sengaja membangun karakter bertindak yang bersesuaian prinsip-prinsip mendasar terkait dengan penghormatan dan kemartabatan pada diri sendiri, sesama dan alam semesta. Kebiasaan-kebiasaan yang baik mengandung nilai yang terus dihidupkan dalam interaksi dari permenungan kritis, kreatif dan inovatif ke dalam tindakan antara sesama manusia dengan komunitas di tingkat keluarga, tetangga, desa, dan jejaring sosial yang berdampak dari keterhubungan tersebut. Kedua, praktek-praktek bersama yang diturunkan dari tradisi diikat dalam budaya tentang tata cara hidup sehat, menanam, bertani, mengolah makanan, membangun modal usaha, medagangkan produk yang dihasilkan dan mengembangkan desain-desain kreatif untuk mengkomunikasikan kembali ide-ide perubahan yang diharapkan dapat diterima dan dikembangkan di dalam masyarakat.

Best practices bisa diterjemahkan sebagai praktek-praktek bermutu yang dilakukan oleh individu dan kelompok tertentu-tentu yang merupakan hasilan refleksi untuk mendorong perubahan yang bertanggungjawab. Dalam bahasa Jawa, ada kata “ora mutu” yang menunjukkan ungkapan dari seseorang atau kelompok kepada orang lain sebagai suatu bentuk penilaian yang bersifat subyektif tetapi dianggap mewakili nilai tertentu. “Ora mutu” diterjemahkan dalam arti tidak bermutu apabila tampilan tindakan seseorang dianggap tidak bersesuaian dengan nilai dan praktek yang lazimnya. Pertimbangan penjelasan makna ini memberikan masukan tentang padanan kesamaan arti dari best practices di dalam bahasa Indonesia yaitu “praktek mutu”.


Kemandirian dan Kegotong-royongan


Konservasi Alam, Produk Eco-inovatif dan Toko Sembako Hijau


Konservasi Alam, Produk Eco-inovatif dan Toko Sembako Hijau


Penjaminan Mutu Produk


Kesetaraan, Partisipatif dan Distribusi


Kemitraan dengan Pemerintah


Merayakan, Memfungsikan Tradisi Budaya, Keragaman dan Perdamaian


Menjadi Pemimpin Transformatif dan Advokasi Desa Wirausaha